24 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dalam Muba

, , Leave a comment

GUGUS tugas penanganan covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, mengonfirmasi adanya penambahan kasus positif covid-19 pada daerahnya. Tercatat hingga kini, tersedia 64 kasus positif di Muba.

“Ada penambahan 3 kasus positif pada Jumat kemarin. Sehingga total kasus positif kita ada 64 kasus, ” kata pendahuluan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Muba, Seftiani Peratita, Sabtu (11/7).

Baca serupa: Kampung Tangkal Covid-19 di Musi Banyuasin Diperbanyak

Dia mengatakan, saat ini ketiga pasien tersebut sudah menjalani perawatan di RSUD Sekayu. Adapun penambahan 3 kasus positif tersebut yakni kasus 62 laki-laki usia 59 tarikh dari Kecamatan Sanga Desa, kejadian 63 laki-laki usia 51 tahun dari Kecamatan Sekayu, dan peristiwa 64 laki-laki usia 42 tarikh dari Kecamatan Babat Supat.

“Jadi secara total tersedia 24 kasus konfirmasi yang masih dirawat. Perawatannya menyebar, yakni 9 RSUD Sekayu, 10 RSUD Sungai Lilin, 1 Wisma Atlet, 1 RSUD Siti Fatimah, 3 Pisau wali Lencir. Semua yang dirawat telah ditangani dengan baik, dan harapan kita semuanya bisa sembuh dari covid-19, ” terangnya.

Selain itu, saat ini pula tercatat ada 6 PDP dengan masih dirawat yakni 3 dalam RSUD Bayung Lencir dan 3 di RSUD Sekayu. Tercatat 381 ODP, 371 di antaranyan lengkap pemantauan dan 10 masih di dalam pemantauan. Terdapat 392 OTG, 310 selesai pemantauan dan 82 masih dipantau. Lalu ada 152 PDP, 30 masih dalam proses pengawasan dan 122 selesai pengawasan.

Seftiani mengatakan, untuk upaya meminimalisasi penyebaran covid-19, pihaknya gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat buat menerapkan protokol kesehatan. Kesadaran kelompok sangat penting dalam memutus mata rantai covid-19.

“Kita semua berusaha keras untuk meminimalisassi dan memutus mata rantai covid-19 di Muba tidak bisa negeri sendirian tetapi juga stakeholder terkait dan warga masyarakat bersatu padu menyelenggarakan protokol kesehatan tersebut, ” terang dia.

Saat ini gugus tugas bekerja maksimal secara pengecekan suhu tiap di setiap perbatasan masuk Muba. Sosialisasi penggunaan masker ke masyarakat juga langsung gencar dilaksanakan di pintu merembes Muba, baik di lintas timur dan pintu masuk lintas barat.

“Kita saat tersebut terus melakukan sosialiasi ke pasar-pasar tradisional yang merupakan zona potensi penyebaran covid-19. Kita lakukan sosialisasi untuk memakai masker, jaga tenggang dan cuci tangan bagi tamu dan pedagang dipasar-pasar tradisional itu, ” tandasnya. (H-3)