Biden Sebut Trump Perusak Iklim

, , Leave a comment

KANDIDAT presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden, menyatakan perlunya tindakan mendesak untuk mencegah perubahan iklim. Dia juga mengecap negara itu tidak akan damai di tangan Presiden Donald Trump.

Setelah Trump kira-kira waktu lalu menarik AS muncul dari perjanjian iklim Paris dengan menargetkan pengurangan emisi rumah kaca, Biden menyebut perubahan iklim dengan digaungkan kembali Presiden AS tersebut sebagai tipuan.

“Jika Anda memberi seorang pelaku pembakaran iklim empat tahun lagi pada Gedung Putih, mengapa lalu ada orang yang terkejut jika kita memiliki lebih banyak kebakaran di Amerika Serikat? ” kata Biden.

“Kita membutuhkan presiden dengan menghormati sains, yang memahami bahwa kerusakan akibat perubahan iklim sudah ada di sini dan melainkan kita mengambil tindakan segera, kebobrokan itu akan segera menjadi kesusahan yang lebih besar, ” tambahnya.

Kritik Biden menjelma setelah kebakaran hutan di periode Barat AS memburuk. Selain mengganyang puluhan orang, kebakaran tersebut selalu menghanguskan sedikitnya 5 juta hektare hutan di 10 negara periode tahun ini.

Biden, yang juga mantan Wakil Kepala AS itu, dalam pidatonya kemarin, dalam luar Museum Sejarah Alam Delaware di Wilmington mengungkapkan, jika terbatas sebagai presiden, dia akan menancapkan kembali AS ke perjanjian iklim Paris.

Dia juga berjanji akan memacu pengembangan gaya terbarukan melalui langkahlangkah seperti pemberian armada kendaraan pemerintah federal dibanding bahan bakar fosil ke tenaga listrik.

Pengelolaan hutan

Lima dari 10 kebakaran terbesar di California dalam sejarah terjadi tahun ini. Asap menyelimuti San Francisco, Portland, dan Seattle sehingga membuat kualitas udara memburuk. Kebakaran hutan juga telah menyebabkan kesialan mencapai US$50 miliar di California selama dua tahun terakhir. Kaum gubernur dari Partai Demokrat sudah bentrok dengan Trump terkait secara perubahan iklim dalam kebakaran.

Hasil penelitian mengaitkan kebakaran hutan dengan tanaman yang mengering karena pemanasan akibat pembakaran target bakar fosil. Gubernur Washington, Jay Inslee, misalnya mengibaratkan perubahan iklim sebagai ledakan api di negara bagiannya. Namun, Trump memilih menggugat pengelolaan hutan yang buruk.

Menurut Trump, pengelola hutan seharusnya mengurangi pohon dan semak belukar yang bisa menjadi bahan bakar untuk kebakaran.

“Kami juga berharap untuk semua orang yang tersentuh dampak kebakaran hutan. Kami benar-benar menginginkan hutan dikelola dengan betul, ” kata Trump saat berkampanye di Henderson, Nevada.

Sementara itu, Joe Biden menganjurkan adanya dana US$2 triliun untuk memacu pengembangan teknologi yang memanifestasikan energi tanpa emisi karbon di dalam 2035. Dia mengatakan masalah transisi iklim telah mengakibatkan kebakaran, musim badai, banjir di Michigan, serta dekade terhangat dalam sejarah yang membuat salju di Kutub Melahirkan mencair. (AFP/X-11)