Ekspor 2. 650 Domba ke Brunei Darussalam

, , Leave a comment

GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas ekspor 2. 650 domba ke Brunei Darusalam melalui Terminal Kargo Bandara Juanda Kabupaten Sidoarjo, Senin (21/12). Setelah tertunda akibat pandemi covid-19, ekspor domba ke Brunei Darusalam akhirnya bisa direalisasikan pada bulan ini.

Khofifah mengapresiasi ekspor domba di tengah pandemi covid-19 karena hal itu akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian di Jatim. Menurut Khofifah, Pemprov Jatim akan selalu memfasilitasi pekerjaan ekspor. Dia berharap nilai ekspor di Jatim terus meningkat.

“Rencananya akan didirikan Rumah Ekspor Center pada Januari 2021. Diharapkan ini akan bisa membantu pengusaha yang akan melakukan ekspor, “ kata Khofifah.

Domba yang diekspor ke Brunei Darusalam merupakan hasil ternak dri para peternak binaan Koperasi Peternak Indonesia Cita Berdikari di berbagai daerah. Nilai ekspor ribuan ternak domba di bulan ini mencapai sekitar Rp12 miliar.

Rencananya pada Januari mendatang, koperasi ini juga akan mengekspor lagi sekitar 2. 500 domba ke negara Brunei Darusalam. Selain itu, ada permintaan domba dari Vietnam dan diharapkan bisa terealisasi dalam 2021.

Dampak flu babi di negara Vietnam akhirnya banyak membuat masyarakat di natural yang mengonsumsi daging domba. “Kegiatan ekspor domba ini tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat tuk memberikan kualitas daging domba baik di luar negeri, “ kata Ketua Koperasi Peternak Indonesia Cita Berdikari Harun Alrasyid. (OL-14)