Hindari Terpapar Covid-19 dari Pakaian

, , Leave a comment

BELUM lama ini, dua jamaah anak berusia 4 dan 8 tahun dinyatakan positif corona virus disease (covid-19). Diduga, kedua anak tersebut tertular dari baju sang ayah yang bekerja di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Padahal, saat itu sang ayah langsung membersihkan tubuhnya sepulang dari rumah sakit. Namun, diduga virus tersebut telah menempel pada permukaan pakaiannya. Kemudian, sebagaiselaku, ala, menurut, tidak sengaja pakaian itu tersentuh sang ibu.

“Karena dia (ayah) memang bekerja pada sana, Wisma Atlet, kemungkinan besar dari pakaiannya (penularan virus), inch ungkap Juru Bicara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Dedi Syarif, baru-baru ini.

Untuk mencegah penularan, kata dia, sejak awal seharusnya sang ibu segera mencuci tangan atau paling bukan pakaian tersebut langsung direndam. Oleh demikian, virus Covid-19 ini tidak akan bersarang dan bertahan hidup pada pakaian yang dikenakan sang ayah.

“Mungkin bajunya itu yang dibawa sama dia (ibunya) kan. Seharusnya langsung dicuci kalau memang berisiko pekerjaannya pada tempat yang seperti itu, inch ujar dia.

Fall yang ditemukan tersebut mendorong penduduk mencari tahu benda apa saja yang berpotensi menjadi media penularan Covid-19. Penelitian yang telah diaplikasikan menunjukkan bahwa virus korona mampu bertahan di permukaan benda selama kurun waktu tertentu.

Permukaan benda yang dimaksud pada antaranya seperti kardus atau kertas karton, plastik, tembaga, hingga kain. Untuk mengantisipasi penularan melalui benda-benda di sekitar kita, dianjurkan untuk rutin membersihkannya.

Dilansir dari situs milik pemerintah Kanada, kandungan Alkyl dimethylbenzyl ammonium chloride termasuk dalam salah satu bahan untuk disinfektan resmi yang dapat digunakan untuk melawan SARS-CoV-2, coronavirus yang menyebabkan Covid-19. Zat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan beberapa jenis bakteri, virus, atau jamur yg dapat membahayakan tubuh.

Virus korona merupakan jenis virus yang dilapisi oleh selubung. Untuk menangkal jenis virus tersebut, dibutuhkan zat kimia khusus yang meraih menembus selubung lapisan lemak computer virus.

Melansir laman resmi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dari daftar zat kimia yang bisa ditemukan dalam produk sehari-hari dan ampuh menangkal virus berselubung seperti virus korona salah satunya adalah Alkyl dimethylbenzyl ammonium chloride.

Ternyata bahan tersebut dapat ditemukan dalam produk keseharian yang sering kita pakai, parfum penyetrika pakaian. Parfum penyetrika pakaian yang telah dikenal sejak lama oleh masyarakat luas adalah Kispray Anti Kuman dan hanya Kispray yang mempunyai bahan aktif ini dalam produknya.

Kispray juga telah melalui uji mikrobiologi di Institut Pertanian Bogor (IPB) yang memastikan bahwa Kispray mengandung bahan-bahan yang dapat membunuh kuman bakteri pada pakaian dengan efektivitas 99% sehingga dapat melindungi keluarga kita dari kuman bakteri penyebab penyakit berbahaya. (Gan/S3-25)