Inggris-Jepang Prihatin atas Situasi Laut China Timur&Selatan

, , Leave a comment

EMPAT menteri lantaran Jepang dan Inggris menyuarakan keprihatinan atas situasi di Laut China Timur dan Selatan. Mereka pula menentang upaya sepihak untuk mengubah status quo, yang secara jelas merujuk pada ekspansi maritim Tiongkok.

Pernyataan bersama itu dikeluarkan setelah pertemuan daring Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi serta Menteri Pertahanan Nobuo Kishi daripada Jepang, serta rekan mereka lantaran Inggris Dominic Raab dan Ben Wallace.

“Empat gajah menegaskan kembali pentingnya menegakkan kebebasan navigasi dan penerbangan di berasaskan Laut China Selatan dan mendesak semua pihak untuk mengendalikan & menahan diri dari kegiatan yang kemungkinan besar akan meningkatkan ketegangan, ” kata pernyataan tersebut.

Baca juga: GANDAR Dukung Asia Tenggara Tolak Klaim Tiongkok di Laut China Daksina

Tiongkok mengklaim hampir semua perairan Laut China Selatan yang kaya energi. Tiongkok pun telah mendirikan pos-pos militer di pulau-pulau buatan. Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam selalu memiliki klaim atas sebagian laut tersebut.

Di Laut China Timur, Tiongkok mengklaim sekelompok pulau tak berpenghuni yang dikelola Jepang, yang disebut Senkaku dalam Jepang dan Diaoyu di Tiongkok. Sengketa itu telah mengganggu ikatan bilateral selama bertahun-tahun. (CNA/OL-5)