Jalan Bisnis Hospitality Tetap Berkembang dalam Tengah Pandemi

, , Leave a comment

BISNIS Hospitality dan Kos Eksklusif terus berusaha bertahan dan berkembang pada masa pandemi Covid-19 lewat berbagai permutasi. Pemilik jaringan kos ekslusif DParagon, Muhammad Syarif Hidayat menceritakan, kiat-kiat khusus yang diterapkannya agar bisnisnya tetap berjalan.

“Kuncinya kita peduli, baik kepada pelanggan maupun karyawan. Semua harus dilakuian degan efektif dan cerdas, ” terang dia, Selasa (2/2) penyuluh.

Cara berpromosi pula harus memilih langkah yang adaptif, menyesuaikan dengan aturan dan kebijaksanaan pemerintah.

Contohnya, selama masa pandemi, secara berkala, datang saat ini kita terus bagi-bagi gratis masker, hand sanitizer, thermometer, dan APD kepada yang memerlukan, baik warga sekitar, pelanggan hingga petugas di lapangan.

“Selain itu DParagon juga memiliki program berbagi dalam kegiatan bakti sosial, ” jelas dia.

Dengan cara tersebut, pihaknya dapat menjalankan aksi sosial sekali lalu melakukan promosi. Pria yang akrab disapa Dayat ini menyebut, penyajian konsumen atau pelanggan tetap menjelma yang utama pada masa pandemi. Pihaknya tidak mau terjebak dengan perang harga yang membuat nilai menjadi murah sehingga melupakan karakter.

DParagon lebih berpose rasional. Menurut dia, konsumen memutuskan produk yang bisa menjamin privasi, kenyamanan, sekaligus motivasi atau aksara konsumen. Di saat bersamaan, manajemen perusahaannya harus tetap mempertahankan kinerja karyawan secara yang efektif & tepat. Cara yang dilakukan untuk bisa mempertahankan kualitas pelayanan dan kinerja karyasan adalah dengan
menggunakan aplikasi berbasis IT.

“DParagon sejak awal pula telah mempelopori penggunaan apilkasi berbasis IT yang mempermudah setiap pemesanan secara online melalui https://dparagon.com/,” sah dia.

Cara tersebut sangat efektif karena perilaku konsumen saat ini lebih merasa aman memesan kamar kost tanpa kudu berinteraksi langsung. Pihaknya juga telah berafiliasi dengan Djuragan voucher jadi DParagon tidak hanya mampu menyampaikan penawaran murah, tetapi memberikan penawaran gratis kepada konsumen.

“Bersama Djuragan Voucher, DParagon dapat memberikan program nginep dan ngkost gratis untuk konsumennya tanpa kudu menurunkan standar kualitas, ” imbuh dia.

Dayat tetap, ekonomi ke depan akan segera membaik seiring vaksinasi yang sedang berjalan. Rasa percaya dan optomis akan bertemu dan saat itu terjadi sektor pariwisata pasti mau meledak karena selama satu tarikh lebih masyarakat tidak bisa kemana-mana.

“Ketika sektor wisata meledak tentunya itu adalah jalan baik bagi bisnis hospitality, ” jelas Dayat.

baca juga: Imbangi Pertumbuhan Warga, Sumut Dorong Tiga Sektor Ekonomi

Wakil Koordinator Bidang Humas Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) DIY yang serupa Dosen STIE YKPN, Cynthia Cantik Manggarani menilai, perilaku komsumen memang sangat dinamis, terlebih pada masa pandemi. Saat ini konsumen mendaftarkan produk-produk yang sehat, aman, serta meminimalisir kontak langsung.

“Para pembeli produk saat tersebut mempertimbangkan protokol kesehatan secara global termasuk konsep hunian yang aman, sehat, dan bebas Covid-19, ” jelas dia.

Perilaku konsumen tidak hanya memilih dengan sesuai antara harga dan keluaran, tetapi juga menikmati produk yang berkualitas dan bisa menggambarkan citra dirinya. (OL-3)