Jalan Kencang Landa OKU, Puluhan Rumah Rusak

, , Leave a comment

HUJAN deras dan angin kencang yang terjadi Sabtu (17/4) sore hingga malam, membuat puluhan rumah awak di Kelurahan Tanjung Terkenal dan Kelurahan Saung Naga, Baturaja Barat, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan merasai kerusakan. Atap rumah-rumah warga terbang diterpa angin kencang.

Salah satu warga Kelurahan Saung Naga, Basri, 62, mengatakan rumahnya mengalami kerusakan cukup pelik di bagian atap, sehingga tirta hujan masuk kedalam panti dan membasahi seluruh bagian rumah. “Anginnya kencang seluruhnya, atap kami rusak, cairan hujan yang deras itu masuk ke dalam rumah dan membasahi semua kekayaan benda, ” kata dia, Minggu (18/4).

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten OKU mencatat ada 75 unit rumah milik masyarakat yang rusak akibat hujan dengan disertai angin kencang dalam Sabtu (17/4) sore. Segenap rumah tersebut berada pada enam desa dan kelurahan di Kecamatan Baturaja Timur dan Baturaja Barat.

Kepala BPBD Kabupaten OKU, Amzar Kristofa menyebutkan, paling banyak kerusakan vila warga terjadi di provinsi Kecamatan Baturaja Barat sebesar 60 unit rumah. Tatkala di kecamatan Baturaja Timur terdapat 15 unit sendi dan bangunan yang hancur terutama di bagian genting.

“Dari keterangan yang sudah kita kumpulkan, ada 75 unit rumah warga yang rusak & paling banyak di Baturaja Bbarat. Total ada enam desa dan kelurahan yang terdampak oleh hujan yang disertai angin kencang Sabtu sore lalu, ” introduksi Amzar.

Buat kerusakan, rata-rata rusak sedangkan dan ringan, terutama terjadi di bagian atap rumah karena ditiup oleh angin. Amzar menjelaskan, selain merusak atap rumah, angin cepat juga merobohkan sejumlah pokok kayu dan mematahkan tiang listrik. Sejumlah pohon tumbang serupa menutupi akses jalan sehingga terjadi kemacetan di beberapa ruas jalan.

“Di dalam kota juga terjadi pohon tumbang diantaranya di depan Citimall Tempat Tanjung Baru, dan dalam depan lapangan tenis Pelti. Dari seluruh kejadian diperkirakan kerugian mencapai Rp800 juta. Namun beruntung tidak ada korban jiwa, ” pungkasnya. (OL-15)