Juliari Bantah Dapat Rp10 Ribu dari Tiap Paket Bansos

, , Leave a comment

MANTAN Gajah Sosial Juliari Peter Batubara membantah memotong Rp10 seperseribu dari tiap paket bantuan sosial (bansos) sembako covid-19. Hal itu ditegaskan olehnya saat menjadi saksi di persidangan terdakwa Ardian IM dan Harry Sidabuke.

Jaksa penuntut ijmal (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nur Azis, awalnya, menanyakan soal koneksi Juliari dengan pejabat perakit komitmen (PPK) Adi Wahyono. Jaksa kemudian mencecar soal beberapa arahan khusus buat pemotongan paket bansos dengan diduga dari Juliari.

“Apakah saksi kemudian secara pribadi ngomong terpaut permintaan saudara untuk menyiapkan fee Rp10 ribu bola lampu paket? ” tanya Azis dalam persidangan di Meja hijau Negeri Tindak Pidana Manipulasi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (22/3).

Baca juga: Mantan Mensos Akui Kontrak Pesawat Pribadi untuk Kunjungan Kerja

Juliari membantah hal tersebut ucap. Dia menegaskan tidak sudah mencuri hak para penyambut bansos.

“Tidak pernah! ” tegas Juliari.

Juliari juga membantah ikut campur pada pemilihan vendor-vendor bansos. Menurutnya, hal tersebut bukan perintah menteri.

Patuh Juliari, tugas menteri di pelaksanaan pengadaan bansos cuma melakukan pemantauan. Dia rutin melakukan hal itu.

“Saya jelaskan dalam awal bahwa setiap minggu, kami melakukan rapat (membahas perkembangan bansos covid-19), ” kilah Juliari. (OL-1)