Kreditur Apartemen Essence Darmawangsa Diminta Usikan Tagihan

, , Leave a comment

PENGURUS PT Inisiatif Semesta Alam selaku perusahaan yang mengajukan penundaan kewajiban pembayaran pinjaman (PKPU) mempersilahkan kepada seluruh pihak, yang merasa memiliki tagihan atau hak terhadap perusahaan Pengembang properti mewah Essence Darmawangsa Apartemen, buat mendaftarkan diri sebagai kreditor.

Hal itu ditegaskan Bosni Tambunan, salah satu pengurus janji kewajiban pembayaran utang (PKPU) PT Prakarsa Semesta Alam (PSA) dalam rapat kreditor pertama di Pengadilan Niaga, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (6/8).

Dia menyatakan bahwa batas akhir pengajuan tagihan kreditor dan pajak di dalam PKPU ini jatuh pada minggu depan atau Kamis 13 Agustus 2020, pukul 17. 00 WIB.

“Jadi, poinnya merupakan bagi para pihak yang ngerasa hak nya belum dipenuhi sebab Debitor, dipersilakan mengajukan tagihan jadi kreditor, baik itu bank, supplier, maupun penghuni yang belum meraup SHMSRS” tegasnya dalam Rapat Kreditor Pertama.

PSA yang merupakan pengembang properti megah dalam area prestise, Darmawangsa, Jakarta Selatan, telah diputus PKPU pada 27 Juli 2020. Putusan itu ditetapkan atas permohonan dari kreditor Mahesa Mahardika. Dalam rapat pertama kreditor itu, Hakim Pengawas juga menegaskan hal yang serupa.

“Semua yang merasa memiliki hak kepada debitur harus mengajukan tagihan” jelasnya.

Baca serupa: Tol Gilimanuk-Mengwi Bakal Dukung Pengembangan Bali

Tengah itu, pengurus PKPU PSA lainnya Elisabeth Tania menegaskan bahwa cara PKPU bertujuan untuk mencapai restrukturisasi utang debitor kepada para kreditor. Restrukturisasi utang tersebut nantinya akan dituangkan dalam rencana perdamaian yang mengikat debitor PSA dengan para-para kreditor.

“Kreditor itu meliputi pihak-pihak yang belum meraup pelunasan atas hak-hak nya lantaran debitor, seperti bank, supplier, tak terkecuali para pembeli unit Essence Darmawangsa Apartemen yang hingga saat ini belum mengadakan AJB dan mencapai SHMSRS dari debitor, ” paparnya.

Sementara itu, Hasiholan Tytusano Parulian yang juga pengurus PKPU PSA, menambahkan hingga masa ini pihaknya belum mengetahui total pasti para pemilik unit kondominium yang belum mendapatkan hak bersifat SHMSRS dari PSA

Namun, dia meminta agar segenap pemilik unit apartemen Essence Darmawangsa Apartemen yang belum mendapatkan haknya untuk mendaftarkan tagihannya sesegera mungkin. Pendaftaran itu, jelas dia, penting agar para pemilik unit ataupun kreditor lain bisa mendapatkan haknya saat proses perdamaian.

“Kami tidak punya kewenangan buat mendorong mereka untuk mendaftar atau tidak. Tapi pada prinsipnya, kalau merasa masih punya hak, silakan ajukan, ” tegasnya. (OL-7)