Menlu AS Peringatkan Tiongkok yang Semakin Agresif terhadap Taiwan

, , Leave a comment

MENTERI Luar Negeri AS Antony Blinken, pada Minggu (11/4), mengatakan Amerika Serikat prihatin atas tindakan agresif Tiongkok terhadap Taiwan. Dia pun memperingatkan itu akan menjadi kesalahan serius bagi siapa pun yang mencoba mengubah status quo di Pasifik Barat tersebut dengan paksa.

“Apa yang telah kami lihat, dan apa yang menjadi perhatian nyata bagi kami, adalah tindakan yang semakin agresif oleh pemerintah di Beijing yang diarahkan ke Taiwan, meningkatkan ketegangan di Selat,” kata Blinken dalam wawancara dengan Meet the Press NBC.

Pada Kamis, Beijing menyalahkan Amerika Serikat atas ketegangan yang terjadi setelah kapal perang AS berlayar dekat Taiwan.

Amerika Serikat, kata Blinken, memiliki komitmen lama di bawah Undang-Undang Hubungan Taiwan untuk memastikan Taiwan memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri dan mempertahankan perdamaian dan keamanan di Pasifik Barat.

Baca juga: AS Longgarkan Pembatasan Kontak dengan Taiwan

Saat ditanya apakah Amerika Serikat akan menanggapi secara militer tindakan Tiongkok di Taiwan, Blinken menolak berkomentar.

“Yang bisa saya katakan adalah kami memiliki komitmen serius agar Taiwan dapat mempertahankan diri. Kami memiliki komitmen serius untuk perdamaian dan keamanan di Pasifik Barat,” katanya.

“Kami mendukung komitmen tersebut. Dalam konteks itu, akan menjadi kesalahan serius bagi siapa pun untuk mencoba mengubah status quo dengan paksa,” tambahnya.

Taiwan telah mengeluh selama beberapa bulan terakhir tentang misi berulang oleh angkatan udara Tiongkok di dekat pulau itu, yang diklaim Tiongkok sebagai miliknya.

Gedung Putih, pada Jumat, mengatakan akan terus mencermati peningkatan aktivitas militer Tiongkok di Selat Taiwan dan menyebut tindakan Beijing berpotensi membuat tidak stabil.(CNA/OL-5)