Mitsubishi Fuso dan Pembangunan Indonesia

, , Leave a comment

Berbicara keberhasilan pembangunan Indonesia, tetap tidak bisa lepas dari peranan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), dengan produk bermacam-macam kendaraan komersialnya.

Mengambil era 70’an, saat itu Indonesia sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan fisik sebagai negara yang tengah berkembang. Hal ini tentu membutuhkan berbagai jenis kendaraan yang dapat menjunjung roda pembangunan.

Suatu sejarahpun dimulai saat Presiden Komisaris H Sjarnoebi Said dan Chujiro Fujino dari Mitsubishi Corporation Jepang menandatangani kerja sama pada 1970 yang menandai kehadiran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB).

Kehadiran KTB menjadi tonggak awal eksistensi Mitsubishi Fuso di Indonesia. Selain menyediakan produk-produk yang andal dengan Mitsubishi Colt Diesel dan Fuso, perusahaan ini juga sangat fleksibel dalam memenuhi beragam kebutuhan konsumen di Indonesia yang unik.

Tidak heran jika truk berlogo 3 berlian ini mudah ditemui bahkan hingga di berbagai pelosok daerah Indonesia untuk mendukung berbagai jalan, mulai dari pertambangan, perkebunan, pertanian, dan perdagangan.

Makin untuk Colt Diesel yang akrab disebut dengan si ‘Kepala Kuning’ sudah menjadi truk favorit, tenggat posisinya tidak pernah bisa tergoyahkan sebagai market leader kendaraan niaga ringan sejak pertama kali siap di Indonesia.

Makin kendaraan ini berhasil mencatatkan rekor penjualan total lebih dari kepala juta unit di Indonesia di dalam 2017 lalu yang dibukukan pada rekor MURI (Museum Rekor Indonesia). Pencapaian ini merupakan rekor dengan pertama dan satu-satunya, atas penjualan truk terbanyak yang pernah diraih dalam segmen kendaraan niaga ringan.

Sejak saat tersebut KTB berambisi agar si ‘Kepala Kuning’ bisa kembali memecahkan rekor berikutnya. Caranya, selain terus memperluas jaringan yang saat ini sudah mencapai 227 diler di segenap wilayah Indonesia, KTB juga semakin konsisten dalam melakukan berbagai penyempurnaan baik dari sisi produk maupun dari sisi layanan purna berniaga.

Berbagai pelatihan digelar untuk meningkatkan mutu pelayanan bagi para mekanik dan karyawan pada diler resmi, dan menggelar bermacam-macam kompetisi untuk memacu mereka pada memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.

KTB juga berupaya untuk selalu dekat dengan konsumen dan mitra bisnisnya, dengan tetap menggelar beragam aktivitas gathering jadi bentuk apresiasi sekaligus untuk mendapatkan banyak masukan sebagai modal pokok dalam melakukan pengembangan dan inovasi produk dan layanan.

Bahkan di masa pandemi yang penuh tantangan tidak menyurutkan upaya KTB untuk tetap dekat dengan para konsumennya dengan cara dengan lebih aman, yaitu melalui kesibukan virtual, seperti yang dilaksanakan di Agustus 2020 lalu.

Menurut Head of PR & CSR Department KTB Dony Hermawan, Customer Gathering menjadi acara tahunan yang paling ditunggu-tunggu oleh pelanggan setia Mitsubishi Fuso. “Namun secara adanya pembatasan pertemuan tatap muka secara langsung terkait pandemi, maka KTB bersama dengan diler menyelenggarakannya secara daring dari rumah per, ” ujarnya.

KTB juga konsisten dalam upaya buat berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, lewat Fuso Vocational Education Program (FVEP). Salah satunya ialah dengan menggelar pelatihan otomotif kepada para guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Melalui pelatihan ini diharapkan keahlian dan pengetahuan para guru semakin mumpuni beserta sesuai dengan perkembangan industri, jadi para guru dapat membekali siswa/siswi dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih memadai. (S-4)