Palestina Berunjuk Rasa Menentang Aneksasi IsraelÂ

, , Leave a comment

LUSINAN warga Palestina, Rabu (3/6), mengadakan protes di Kota Nablus, Tepi Barat, menentang rancangan Israel untuk mencaplok tanah Palestina.

Menurut laporan Dewan Berita Xinhua, pengunjuk rasa menganjurkan perlindungan rakyat di tanah mereka dan eskalasi ikatan rakyat sambil mengangkat bendera dan slogan-slogan meluluskan aneksasi tanah Palestina.

“Meningkatnya oposisi rakyat dengan segala cara di semua lini, tanggapan yang tepat terhadap rencana Israel, ” kata Sekretaris Partai Fatah di Nablus, Jihad Ramadhan. Dia juga meminta Hamas untuk menjunjung divisi internal.

Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas, Selasa suangi, memimpin rapat tentang menindaklanjuti program aneksasi Israel dan rencana perbaikan Presiden AS Donald Trump buat Timur Tengah, yang lebih lumrah sebagai Kesepakatan Abad Ini.

Setelah pertemuan itu, Pemangku Ketua Fatah, Mahmoud al-Aloul, mengatakan kepada para pejabat untuk memutuskan hubungan mereka dengan Israel dan Amerika Serikat sebagai final dan tidak akan ditarik kembali ke Israel terus maju dengan perjanjian Kesepakatan Kala Ini.

Para pengamat mengatakan persetujuan deklarasi oleh Pertama Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang penerapan hukum Israel pada permukiman Tepi Barat dan mencaplok wilayahwilayah Palestina pada Juli akan membakar kekerasan dan kerusuhan.

Radio publik Israel melaporkan kepala badan keamanan dan militer Israel akan mengadakan pertemuan untuk membahas skenario setelah mengumumkan aneksasi Netanyahu.

Tolak bayar pajak

Warga Palestina menolak untuk membayar pajak yang dikelola pemerintah Israel sebagai bentuk protes rencana Tel Aviv untuk melakukan aneksasi di daerah Tepi Barat. Juru Bicara Pemerintah Palestina Ibrahim Melhem mengatakan pihaknya akan menolak segala pungutan pajak pemerintah Israel yang berlaku pada Mei 2020. Hal ini terjadi karena eskalasi ketegangan Israel-Palestina di daerah Tepi Barat.

“Sesuai dengan keputusan ke pemimpinan nasional untuk menghentikan semua bentuk penyerasian dengan Israel, ” katanya dalam keterangan resmi yang dikutip, kemarin. (Bernama/Hym/I-1)