Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Pemkot Banjarmasin Larang THM Ber

, , Leave a comment

Negeri Kota (Pemkot) Banjarmasin masih melarang operasional tempat hiburan malam (THM) di wilayah tersebut menyusul kedudukan pandemi virus covid-19 yang belum berakhir. Kota Banjarmasin masuk kategori zona hitam penyebaran virus covid-19.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menegaskan pihaknya belum menerbitkan izin yang mengizinkan THM beroperasi.

“Pandemi covid-19 belum berakhir. Kota Banjarmasin sedang dalam proses menuju fase new normal. Di sisi lain, beroperasinya THM di masa pandemi covid-19 memiliki pertentangan masyarakat, ” kata Ibnu, Jumat (3/7).

Bani juga mengatakan dirinya telah menodong Satpol PP Banjarmasin untuk menertibkan THM (diskotik, pub, karaoke, vila biliar, dan sejenisnya) yang mengabaikan ketentuan dan berani beroperasi. Pembatasan THM beroperasi ini diatur dalam Surat Edaran Nomor 556/535/Pengpar/Disbudpar tertanggal 31 Maret 2020 tentang penutupan/penghentian operasional sementara dalam rangka mengantisipasi kewaspadaan covid-19 di Banjarmasin.

Namun, Pemkot Banjarmasin telah mengizinkan beroperasinya was-was perekonomian masyarakat termasuk hotel & mal. “Saya ingatkan agar asosiasi dapat mematuhi protokol kesehatan biar pandemi virus covid-19 dapat diatasi, ” lanjutnya.

Tanah air Banjarmasin menempati urutan tertinggi penyaluran virus covid-19 di Kalimantan Daksina (Kalsel) dan masuk kategori daerah hitam. Jumlah kasus positif covid-19 di Banjarmasin saat ini menyentuh 1. 432. Pasien meninggal negeri sebanyak 120 orang.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19 Kalsel mencatat jumlah urusan positif virus covid-19 di Kalsel sudah mencapai 3. 337. Tersedia tambahan 114 kasus dari hari sebelumnya.

Hingga kini jumlah pasien sembuh 861 orang dan meninggal dunia 192 orang. Lalu, jumlah pasien yang melaksanakan perawatan 2. 284 orang.

Selain Banjarmasin, jumlah penanggung covid-19 terbanyak berasal dari Kabupaten Banjar 342 orang, Kabupaten Negeri Laut 268 orang, dan Kabupaten Barito Kuala 264 orang. (OL-14)