Pemprov Jatim Batalkan Takbir dan Salat Id di Masjid Al Akbar

, , Leave a comment

PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur mencabut surat imbauan pelaksanaan takbir dan salat Idulfitri di Langgar Nasional Al-Akbar Surabaya.

“Surat yang sudah kita buat sebelumnya dinyatakan tidak ada, ” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono di Surabaya, Selasa (19/5).

Taat Heru, keputusan tersebut diambil sesudah pihaknya menggelar rapat dengan rentetan pengurus Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

Baca serupa: Adang Travel Menyelundup Sumbar, Wagub: Tidak Ada Tipu-Tipu Saya

Surat imbauan dari Sekretaris Daerah Provinsi Jatim tentang Salat Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah yang hanya diperuntukkan untuk Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, akhirnya dicabut.

“Surat bernomor 451/7809/012/2020 tentang Imbauan Kaifiat Takbir dan Salat Idulfitri dalam Al-Akbar Surabaya ditinjau kembali dan dinyatakan tidak berlaku, ” katanya.

Heru menyatakan, dicabutnya surat imbauan tersebut berdasarkan petunjuk masih tingginya penyebaran covid-19 pada Kota Surabaya. Sehingga dikhawatirkan berjemaah salat Idulfitri menjadi titik penyaluran.

Baca pula: Tren Covid-19 Terangkat, Kota Kupang Belum Ajukan PSBB

Pencabutan surat tersebut juga berdasarkan hadirnya pro serta kontra di tengah masyarakat. “Jadi pencabutan surat imbauan itu sehubungan dengan belum menurunnya angka penularan covid-19 di Kota Surabaya, dan menghindari adanya pro dan kontra terhadap isi surat, serta penyimpangan dalam implementasinya, ” ujar Heru.

Selain itu pembatalan ini juga berpedoman pada fatwa MUI nomor 28/2020 tentang arahan kaifah takbir dan sholat id saat pandemi covid 19 sebelum menurunnya angka penularan covid 19 di Kota Surabaya. “Sekali teristimewa surat ini kepada Masjid al Akbar, ” katanya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim tertanggal 14 Mei 2020 mengeluarkan surat bernomor 451/7809/012/2020 mengenai Imbauan Kaifiat Takbir dan Shalat Idul Fitri. Surat itu mengacu pada Fatwa Majelis Ulama Nusantara (MUI) Nomor 28 Tahun 2020 tanggal 13 Mei 2020 mengenai panduan kaifiat takbir dan Shalat Idul Fitri saat pandemi covid-19. (X-15)