Penjaga Lalu Lintas Selandia Baru Mati Ditembak

, , Leave a comment

POLISI Selandia Segar memburu pelaku penembakan yang menjadikan satu perwira tewas dan mulia lagi terluka di Kota Auckland.

Polisi mengatakan itu sedang melakukan pemberhentian lalu lintas rutin, Jumat (19/6) pagi, masa seseorang mulai menembaki mereka serta kabur. Mereka mengatakan kendaraan simpulan menabrak seorang warga yang pula terluka.

Baca juga: Tiongkok Catat 32 Kasus Baru Covid-19, 25 Kasus di Beijing

Komisaris Polisi Andrew Coster mengatakan tidak ada sesuatu yang menunjukkan hal luar biasa atau mencurigakan kala mobil itu menepi.

Dia mengatakan petugas tidak mendatangkan senjata saat itu. Polisi Selandia Baru tidak secara rutin mendatangkan senjata tetapi biasanya senjata itu tersedia di bagasi kendaraan mereka.

“Ini adalah status yang mengejutkan. Ini adalah berita terburuk yang diterima polisi serta keluarga mereka, ” kata Coster kepada media.

Seorang warga ada yang tertabrak kendaraan itu ketika tersangka melarikan muncul, kata polisi dalam sebuah penjelasan di Twitter. Coster mengatakan aparat kedua dirawat di rumah melempem dengan luka-luka serius, sementara bukti berada di rumah sakit dengan luka ringan.

“Langkah-langkah pengepungan telah dilakukan dan sekolah-sekolah di daerah terdekat telah disarankan untuk dikunci, ” kata Pengawas Naila Hassan, komandan Distrik Waitemata, dalam sebuah pernyataan.

Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan berita tersebut sangat menghancurkan ataupun menyakitkan

“Kehilangan seorang polisi berarti kehilangan seseorang dengan bekerja untuk kita semua, namun juga anggota keluarga, seseorang yang dicintai dan teman, ” ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Saksi mata Elaine Taniela mengutarakan kepada The New Zealand Herald dia sedang ada di rumah ketika dia mendengar suara tembakan. Dia mengatakan seorang teman dengan sedang dalam perjalanan ke rumahnya pada waktu itu menggambarkan ia melihat seorang petugas terbaring pada tanah dalam kondisi gemetar.

Kejahatan senjata relatif kurang terjadi di Selandia Baru, wadah undang-undang telah diperketat dua kali sejak seorang pria bersenjata menghabisi 51 jemaah Muslim di Christchurch tahun lalu dalam sebuah penembakan massal masa damai terburuk di negara itu. (CNA/OL-6)