Pesawat Dharma Rucitra III Kandas, Penumpang & Awak Selamat

, , Leave a comment

PESAWAT Ro-Ro KMP Dharma Rucitra III milik PT. Dharma Lautan Sempurna dengan rute pelayaran dari Pangkalan Lembar ke Pelabuhan Padang Bai kandas saat memasuki Dermaga dua Pelabuhan Padang Bai, Jumat (12/6) malam. Seluruh penumpang dan warga kapal berhasil dievakuasi dengan selamat.

Dari siaran pers yang diterima, Sabtu (13/6), Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pangkalan (KSOP) Kelas IV Padang Bai Ni Luh Putu Eka Suyasmin mengatakan kapal dengan GT. 1444 berbendera Indonesia berangkat pada Jumat (12/6) pukul 17. 05 Wita dalam kondisi laik laut dan cuaca cerah.

Di dalam pukul 21. 29 Wita pada hari yang sama, kapal tersebut memasuki dermaga 2 Pelabuhan Medan Bai dan bersiap melakukan laku gerak kapal untuk bersandar namun diketahui kapal miring kanan kurang lebih 45 derajat sehingga tidak dapat merapat ke dermaga untuk proses bongkaran.

Tindakan yang dilakukan oleh nahkoda kapal Wahyudi ialah menurunkan jangkar separuh kiri dan pada pukul 21. 30 Wita awak kapal melemparkan tali tros haluan kiri. Kemudian, tali tros terpasang dan kapal manuver untuk merapat ke sandaran namun kapal semakin miring ke kanan dan air laut mengakar sehingga mesin kapal mati.

Baca juga: Perut Kapal Terbakar di Pelabuhan Belawan

Melihat hal tersebut, KSOP Padang Bai serta instansi terkait lainnya di pangkalan segera melakukan proses evakuasi para-para penumpang dan juga awak kapal.

“Kapal tidak mampu merapat ke dermaga dan di dalam pukul 21. 45 WITA awak mengevakuasi penumpang beserta awak kapal ke dermaga dalam kondisi aman. Proses evakuasi ini selesai di pukul 22. 18 WITA, ” kata Eka.

Mengenai jumlah penumpang 48 orang serta awak kapal berjumlah 17 orang dan kapal tersebut juga mengangkut muatan yaitu truk besar 10 unit, tronton 8 unit, truk sedang 3 Unit, kendaraan mungil 3 unit dan sepeda motor 9 Unit.

Selanjutnya, seluruh penumpang dan awak kapal diperiksa kesehatannya sesuai protokol kesehatan tubuh covid-19. Kemudian pada Sabtu (13/6), KSOP Padang Bai akan mengontrol kondisi kapal yang masih putus di dermaga 2 dan mengambil kejadian tersebut tidak mengganggu kesibukan pelayaran di Pelabuhan Padang Bai.

“Pagi ini saya akan memeriksa kondisi kapal tersebut dan meminta bantuan tug boat dari Pertamina untuk menggeser pesawat tersebut. Kami memastikan agar kedudukan kejadian aman dan tidak mengacaukan aktivitas pelayaran, ” tuturnya. (OL-5)