PP Muhammadiyah Apresiasi Penangkapan Djoko Tjandra

, , Leave a comment

PIMPINAN Pusat Muhammadiyah menyerahkan apresiasi kepada Polri terkait interpretasi Djoko Tjandra, buronan kakap dengan merugikan negara senilai Rp940 miliar.

“Kami menyampaikan terlepas kepada jajaran kepolisian atas kejayaan meringkus dan membawa pulang Djoko Tjandra. Polisi tidak boleh beristirahat dan perlu dilakukan langkah bertambah lanjut untuk memburu serta menangkap siapa saja yang terlibat minus pandang bulu, ” kata Carik Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, di Jakarta (1/8/2020).

Abdul Mu’ti meminta Polri tak berhenti dalam mengungkap skandal yang diduga telah melibatkan oknum jenderal dan petinggi di beberapa pranata terkait dengan pelarian Djoko Tjandra. Ia menilai, yang saat tersebut menjadi tantangan Polri adalah mengungkap siapa saja yang terlibat dalam skandal buronan kasus hak tagih ( cessie ) Bank Bali tersebut.

Mu’ti juga mendesak Kapolri buat tidak segan menindak tegas, semasa saat proses penyelidikan terdapat bintang film intelektual di balik kaburnya Djoko Tjandra yang bisa dengan bagus bepergian ke luar negeri. “Mengungkap dan menangkap siapa saja dengan terlibat, dan jika mungkin tersedia pelaku di balik kasus kaburnya Djoko Tjandra, ” pungkasnya.

Apresiasi juga sebelumnya muncul dari Ketua Komisi III DPR Herman Herry. Gerak cepat minus suara Kabareskrim Polri yang jadi meringkus Djoko Tjandra menjadi masukan kepiawaian korps bhayangkara.

“Angkat topi untuk Kabareskrim serta jajaran yang telah membuktikan negeri tidak kalah oleh seorang Djoko Tjandra. Ini merupakan jawaban pada keraguan publik. Kami di Persen III berkomitmen untuk selalu melakukan hak pengawasan kami, untuk mengesahkan kasus ini bisa diusut hingga tuntas, ” tegas Herman, Jumat (31/7). (RO/O-2)