Sumbar Ingin Jalan Trans Mentawai Cepat Tuntas

, , Leave a comment

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menginginkan jalan Trans Mentawai segera dituntaskan agar mengemukakan wilayah kepulauan di Samudera Hindia itu.

Dalam lembaga percepatan pelaksanaan pembangunan Jalan Mabuk Mentawai dan Kawasan Ekonomi Khusus Mentawai, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, bersama sejumlah penguasa terkait menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Kepulauan Mentawai, kemarin.

Rakor ini dilaksanakan terkait Peraturan Presiden No. 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 tentang paket infrastruktur jalan Trans Mentawai di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatra Barat, senilai Rp716 miliar.

“Kehadiran kami adalah dalam rangka evaluasi. Tahapan-tahapan barang apa saja yang sudah dilaksanakan, pendidikan permasalahan dan melihat kondisi final pembangunan. Jalan Trans Mentawai itu perlu dilakukan percepatan, ” perkataan Nasrul Abit.

Nasrul Abit juga menyebutkan bahwa bersandarkan pertemuan terakhir dengan Asisten Deputi Infrastruktur Pengembangan Wilayah Kemenko Kemaritiman dan Investasi RI Djoko Hartoyo, anggaran Rp716 miliar ini mutakhir sebagian. Karena masih banyak lagi peluang-peluang lain untuk Mentawai.

“Jadi apa artinya, walaupun sudah ada keputusan presiden kalau tidak dijemput bola, kalau tak dilakukan lobi juga tidak berguna apa-apa, karena orang sekarang rebutan, negeri ini juga awalnya di dalam kondisi sulit. Nah, jadi secara berbagai alasan, maksud saya kita harus gigih perjuangan terus, ” tegas Nasrul.

Hidup Trans Mentawai adalah jalan poros yang membelah empat pulau pokok di Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang akan menjadi jalan nasional. Jadi untuk beberapa tahun ke aliran, diharapkan seluruh gugus pulau di Mentawai sudah terkoneksi.

Pembangunan Jalan Trans Mentawai telah dimulai sejak 2013. Ada total sekitar 405, 2 Km mutlak panjang trans Mentawai yang ditargetkan selesai dan tersebar di 4 pulau besar (Siberut, Sipora, Pagai Utara, dan Pagai Selatan).

Rapat koordinasi ini dihadiri Wakil Bupati Kep. Mentawai, Sekda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Dinas Teknis Provinsi, Forkompimda Kabupaten Kepulauan Mentawai, OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sementara itu, Kunjungan ke Mentawai ini juga menjadi kunjungan terakhir Nasrul Abit, selaku Wakil Gubernur Sumbar. Kaya diketahui selama ini, perhatian Wagub untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pada Kabupaten Kepulauan Mentawai, sangat mulia. Tercatat Nasrul kerap melakukan anjangsana ke Mentawai dan berkeinginan Mentawai menjadi destinasi wisata yang dikenal dunia.

“Karena sebetulnya disampaikan bahwa saya akan sudah pada tanggal 12 ke aliran. Saya rasa tidak ada sedang waktunya bagi kita untuk mengunjungi Mentawai. Kita berharap kedepannya, denganĂ‚ dukungan dari masyarakat setempat, program pembangunan akan berjalan dengan tertib, ” harapnya. (YH/OL-10)