Ubah Pola Operasional, Headway MRT Jakarta Jadi 10 Menit

, , Leave a comment

SEHUBUNGAN dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Klub (PPKM) Berbasis Mikro yang ditetapkan pemerintah sebagai muslihat baru untuk mengurangi potensi penyebaran virus covid-19, PT MRT Jakarta melakukan transisi jarak antar kereta (headway) menjadi 10 menit kondominium untuk seluruh jam operasional selama PPKM Berbasis Mikro yang akan efektif diberlakukan mulai Senin, 1 Maret 2021.

Adapun perubahan jadwal operasional jangka antar kereta (headway) MRT Jakarta yang ditetapkan merupakan tindak lanjut dari Kesimpulan Gubernur DKI Jakarta cetakan 107 Tahun 2021 mengenai Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Umum Berbasis Mikro dan tulisan balasan Kepala Dinas Relasi DKI Jakarta No. 755/-1. 811. 32 serta evaluasi pola operasi sebelumnya kepada jumlah penumpang.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka perubahan kebijakan layanan operasi MRT Jakarta menjelma berikut:

satu. Jam Operasional Senin – Jumat (hari kerja) memukul 05. 00 WIB sampai dengan pukul 22. 00 WIB dan Sabtu – Minggu (akhir pekan) jam 06. 00 sampai dengan pukul 20. 00 WIB.

2. Renggang antar kereta (headway) yaitu:
• Weekdays
a. Tiap 10 menit untuk jam sibuk (07. 00 WIB – 09. 00 WIB dan 17. 00 WIB –
19. 00 WIB)

b. Tiap 10 menit di luar tanda sibuk.

• Weekend (akhir pekan): Tiap 10 menit.
3. Pembatasan jumlah pengguna 62-67 orang per kereta (gerbong) atau 390 orang bagi rangkaian kereta.

Sebelumnya, PT MRT Jakarta menerapkan headway setiap 5 menit pada jam berperan dan 10 menit di luar jam sibuk di dalam hari kerja.

“Sudah menjadi komitmen awak sejak awal MRT Jakarta beroperasi untuk terus menganjurkan pelayanan yang optimal, serta tetap menjalankan fungsi saya sebagai penyedia transportasi umum untuk memfasilitasi segala wujud kegiatan masyarakat dalam bermobilitas khususnya di Jakarta, ” ungkap Direktur Operasional serta Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Muhammad Effendi, di keterangan resminya, Minggu (28/2).

“Segala wujud penyesuaian jadwal operasional dengan berlaku merupakan bentuk dukungan MRT Jakarta atas cara pemerintah dalam menanggulangi tersebarnya virus covid-19, ” sendat ia.

PT MRT Jakarta (Perseroda) lestari mengimbau masyarakat untuk peraturan dalam menerapkan protokol kesehatan tubuh di lingkungan MRT Jakarta, seperti kewajiban memakai kedok, menjaga jarak antar pemakai, rajin mencuci tangan, beserta tidak berbicara, baik utama atau dua arah, semasa di dalam kereta & area peron stasiun. Untuk mengetahui lebih detail mengenai kebijakan jadwal operasional MRT Jakarta, masyarakat dapat kanal melalui akun media sosial MRT Jakarta. (OL-12)