UNDANG-UNDANG Ciptaker Beri Ruang Luas Berkembangnya UMKM

, , Leave a comment

SEKRETARIS Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Rully Indrawan menjelaskan, pada dasarnya eksistensi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja ialah untuk menambah investasi untuk memajukan penyerapan tenaga kerja di Indonesia.

“UU Cipta Kegiatan memberikan ruang dan kesempatan dengan luas bagi berkembangnya usaha-usaha, khususnya UMKM, ” kata Rully pada keterangan resminya, Sabtu (28/11).

Rully menyebut, UU Membentuk Kerja khususnya klaster UMKM dasar tidak banyak menimbulkan gejolak dalam masyarakat. Pasalnya, pihaknya sudah periode mengusahakan banyak hal yang ada dalam UU tersebut. “Salah satunya, kemudahan perizinan usaha, ” tambahnya.

Meski begitu, Rully meminta seluruh elemen masyarakat buat tidak gebyah-uyah atau menyamaratakan kalau seluruh isi UU Cipta Kerja buruk, termasuk klaster UMKM. “Ini pemikiran keliru, ” tegas Rully.

Karena itu, dia berharap, nantinya peraturan pemerintah (PP) sebagai turunan UU Cipta Kerja, khususnya dalam klaster UMKM, siap mengakomodir seluruh kepentingan stakeholder.

Dalam pembahasan koperasi misalnya, Rully menunjuk bahwa keberadaan UNDANG-UNDANG Nomor 25 Tahun 1992, telah tidak relevan lagi pada iklim sekarang ini. “Setidaknya, UU Membentuk Kerja bisa menjadi jalan keluar dalam revitalisasi koperasi, ” sekapur Rully.

Selain tersebut, dia menuturkan, syarat untuk mendirikan koperasi menjadi mudah yaitu, cuma minimal sembilan orang sudah mampu mendirikan koperasi. Hal itu, katanya, untuk mengantisipasi adanya penumpang suram yaitu anggota yang hanya ingin menjadi pendiri tapi tidak berpartisipasi apa-apa. (R-1)