Vaksinasi Guru dan Pendidik Diharapkan Percepat PTM Nasional

, , Leave a comment

Kementerian Pelajaran dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah merancangkan vaksinasiĀ bagi guru dan pendidik di Indonesia. Jadwal vaksinasi untuk pengasuh dan pendidik tahap pertama bakal disuntikkan pada Rabu, 24 Februari 2021.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pelajaran Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dasmen) Kemendikbud, Jumeri mengucapkan bahwa rencana tersebut bisa dilakukan secara bertahap dari jenjang dasar hingga menengah. Vaksinasi guru serta pendidik harus tuntas per kabupaten/ kota, sehingga bisa mendukung percepatan pembelajaran tatap muka di daerah kabupaten/ kota.

“(Vaksinasi) jenjang dasar hingga menengah terlebih dahulu. Kalau bisa di mulia kabupaten/ kota tuntas. Mudah-mudah (bisa mendukung percepatan PTM secara nasional), ” ungkapnya kepada Media Indonesia, Senin (22/2).

Mengaji juga: KLHK Bangun Enam Pemusnah Limbah B3 Medis

Menurutnya, keputusan pelaksanaan PTM dengan nasional harus didiskusikan bersama stakeholder lainnya. Pasalnya, vaksinasi bukan syarat sempurna pelaksaan PTM. “Masih harus berbicara dengan gugus tugas, ” imbuhnya.

Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud, Hendarman menyampaikan kalau belum ada keputusan PTM secara nasional diberlakukan. Sejauh ini Kemendikbud meyerahkan keputusan PTM pada masing-masing pemerintah daerah.

“Tergantung pimpinan di daerah sesuai SKB 4 menteri. Kewenangan ada di pimpinan daerah, ” ucapnya.

Meski demikian, rencana vaksinasi guru dam pendidik merupakan jalan baru. Artinya, pemerintah daerah bakal lebih mudah melaksanakan PTM bila para guru dan pendidik dalam daerah sudah divaksinasi.

“Mudah-mudahan, tergantung kapan selesai vaksinasi, ” tambah dia.

Adapun, guru dan tenaga pebdidik merupakan kelompok prioritas kedua penerima vaksin setelah para tenaga kesehatan. Dengan mempercepat vaksinasi nasional, Nusantara diharpkan mampu mencapai herd immunity . (H-3)